Sekul Gonjleng (Nasi Gonjleng) Bumi menginap di rumah sepupunya, Bintang. Di sana juga ada sepupu-sepupunya yang lain. Usai makan malam, Bumi masih merasa lapar. Apa yang akan mereka lakukan?
Jadi Atu di Gambang Keromong (Bersatu dalam Gambang Keromong) Dandi dan Jaka pemain gambang keromong yang berbakat. Dandi dan Jaka sama-sama merasa hebat. Ketika grup gambang keromongnya hendak pentas, Dandi dan Jaka berseteru. Mereka sama-sama merasa lebih pantas menyampaikan pidato sambutan. Siapa di antara Dandi dan Jaka yang akhirnya melakukan tugas penting itu?
Laksa Nyai, Enak Jasa! (Laksa Nyai, Gurih Sekali) Cici dan Nyai belajar membuat laksa. Selama memasak cici dan Nyai terus bertengkar. Bisakah Cici dan Nyai menyelesaikan misinya?
Pakakas Musik Ngadu Bedug (Peralatan Musik Ngadu Bedug) Beberapa hari menjelang Idulfitri, Ayah menyiapkan kejutan untuk Andini. Ayah mengajak Andini ke lapangan kampung. Dari sanalah, suara riuh tetabuhan terdengar. Keramaian yang membuat Andini penasaran. Rupanya, Ayah hendak mengajak Andini menyaksikan ngadu bedug. Andini kagum luar biasa. Andini tak berhenti bertanya. Apa itu ngadu bedug…
Moro nu Ngaraksa Huma (Moro si Penjaga Huma) Bahasa Sunda-Bahasa Indonesia Dahulu kala, di sebuah desa adat Banten Selatan, hiduplah seorang anak muda pemberani. Moro namanya. Dia jago memainkan katapel Moro menjaga huma milik warga dari gangguan binatang liar. Bagaimanakah aksi Moro menjaga huma milik warga?
Bena membayangkan bertualang seperti Morgan si Petualang: C pergi jauh ke hutan, melihat pohon-pohon besar, dan tidur di tenda. Terlihat menyenangkan! Bersama Mima, saudara perempuannya, Bena pun memulai petualangannya. Namun, saat air hujan bocor ke tendanya, bekal untuk makan telah habis. Mima menyerah lalu pulang, petualangan Bena terasa tidak menyenangkan sama sekali. Apa yang Morgan lakuka…
Minul ingin sekali menang saat bermain Sigug bersama temannya. Sigug permainan yang baru dan belum ada teman Minul tahu. Dengan belajar dan berlatih di rumah, Minul yakin bisa menang. Namun, belum lagi mahir, Minul diajak ke lapangan untuk sebuah permainan baru. Ternyata, teman-teman Minul juga akan bermain Sigug, bahkan ada yang sudah mahir memainkannya. Minul sangat kecewa. Apa yang bisa d…
Tsunami menghanyutkan keluarga Itam beserta rumah dan sahabatnya. Setiap hari Itam menunggu mereka kembali. Dia menolak ajakan Cik Lam, si nelayan tua, untuk tinggal bersamanya. Itam malah selalu mengadu ke pohon U, yang menyelamatkannya saat gelombang besar melanda. Di tengah rasa duka mendalam akibat kehilangan orang-orang tersayang, Itam belajar untuk mengizinkan orang lain menolongnya-serta…
Nala, gadis kecil seumuran Suri, pindah ke depan rumah Suri. Suri tidak sabar untuk bermain bersama Nala. Namun, bermain bersama tidak semudah yang diharapkan. Mengapa Suri dan Nala kesulitan, ya? Apa yang harus mereka lakukan agar mereka lebih gembira?
Gendis bertekad ingin membuat buku skrap tentang Mbah Met. Untuk itu dia harus mengumpulkan segala hal tentang Mbah Met. Gendis rela membuntuti Mbah Met dari pagi sampai malam untuk mengumpulkan informasi. Namun, apa yang membuat Mbah Met spesial sehingga Gendis ingin membuat buku skrap tentangnya?