Mempersoalkan atau membahas masalah lewat gaya bertutur kadang dapat mengubah masalah yang rumit (njlimet) menjadi mudah dicerna. Tambahan lagi, si pembahas atau si penutur dapat memodifikasi bentuk masalah secara sangat elastis - bisa dibuat serius benar benar, setengah serius, serius tapi santai, ataupun memasukkan unsur 'canda guyonan) - sehingga memperkaya cara pandang, metode, dan output b…