Text
"Sakinah Bersamamu
Tak ada yang sempurna di kolong langit.
Tidak dia, Bang Zaqi, dan pernikahan mereka. Sebab kesempurnaan hanya boleh dilekatkan pada namaNya semata.
Riri bukan tidak menyadari hal ini. Tetapi salahkah jika perempuan itu menyimpan harapan bahwa mereka akan memiliki cinta yang sempurna?
la ingin cinta, hari-hari sakinah, hanya itu yang terbayang saat mengenang perjalanan kasih mereka. Bayang-bayang kebersamaan yang selalu berkejaran begitu jelas di pelupuk mata, setiap kali memandangi Bang Zaqi yang terlelap. Tapi tak ada cinta yang tak diuji. Lalu haruskah dia menyerah kalah
ketika cinta yang selama ini nyaris sempurna, diguncangkan badai? Saat sosok yang tak pernah mengecewakan ternyata sanggup menggoreskan luka?
Ini memang bukan kisah cinta sempurna.
Tetapi kisah dua anak manusia yang belajar menyempurnakan cinta.
Belajar memberi, menerima, dan memperbarui cinta.
hingga mereka menutup mata.
"Kenapa kita menikah, Bang? "tanyaku suatu hari.
Kau menjawab mantap, tanpa sebersit pun keraguan, "Sebab tanpamu tak ada pernikahan bagiku..."
Tidak tersedia versi lain