Text
Cinta Tanah Air
Riwayat Hidup
Nur Sutan Iskandar ketika kecil bernama Muhammad Nur. Setelah beristri ia diberi gelar Sutan Iskandar, sesuai dengan adat Minang kabau tempat asal pengarang. Pengarang ini lahir di Sungaibatang, Maninjau, tanggal 3 November 1893 dan meninggal di Jakarta tanggal 28 November 1975 dalam usia 82 tahun. Setelah mendapat didikan pada Sekolah Melayu, ia diangkat menjadi guru. Selama mengajar itulah ia belajar sendiri dari buku-buku, terutama tentang bahasa Melayu dan bahasa Belanda. Sering pula ia menulis untuk surat-surat kabar di Padang. Kemudian, ia pindah kerja pada Balai Pustaka. Mula-mula ia bekerja sebagai korektor, kemudian berturut-turut diangkat menjadi redaktur dan redaktur kepala. Tak kurang dari 82 judul buku diterbitkan atas namanya. Karyanya yang mula-mula diterbitkan berjudul Apa Dayaku Karena Aku Perempuan (1922). Kemudian, terbit Cinta Yang Membawa Maut (BP 1926), Salah Pilih (BP 1928), Hulubalang Raja (BP 1934), Neraka Dunia (BP 1938), Cobaan (BP 1946), sekarang diganti judulnya menjadi Taran Ke Desa. Selain itu, ia juga menulis buku bacaan untuk pelajar seperti Cerita Tiga Ekor Kucing, Pengalaman Masa Kecil, Cana Tanah A dan menerjemahkan karya Alexander Dumas: Tiga Orang Panglin Perang. Dua Puluh Tahun Kemudian, Graaf de Monte Cristo karyy Sinkiewiz, Imam dan Pengasihan, dan terakhir karya Tagore Cinta dan Mata.
Tidak tersedia versi lain