Text
Babi Ngesot,Datang Tak di Undang,Pulang Tak Berkutang
Kesurupan Mbak Minah semakin menjadi-jadi. Tubuh-nya semakin susah dikendalikan oleh kita bertiga. Lalu tiba-tiba, Ingga berkata, 'Pencet idungnya, Bang."
'Apa?"
'Idungnya,' Ingga meyakinkan. 'Aku pernah baca di mana gitu, pencet aja idungnya.'
'Tapi, Ngga?"
'ABANG! PENCET IDUNGNYA SEKARANG!" Edgar memerin-tahkan gue.
Daripada kehilangan nyawa, gue ikutin saran mereka. HAP! Gue pencet idungnya Mbak Minah. Kita semua terdiam untuk beberapa saat. Semua menunggu efek yang datang dari mencet idung orang kesurupan. Apakah setannya akan keluar? Apa yang akan terjadi setelah ini?
Ternyata, gak ngefek.
'Kok nggak ngaruh?" tanya gue.
Ami, yang emang expert soal kesurupan, langsung teriak, 'YA IYALAH!!!! JEMPOL KAKINYA TAU YANG DIPENCET, BUKAN IDUNG!'
Tidak tersedia versi lain