Sora ti Pahumaan (Suara dari Huma) Ibu Guru Nina memberi tugas. Setiap murid harus tampil mainkan alat musik. Rijal bingung karena di rumahnya tidak ada alat musik apa pun. Tetapi, Rijal anak yang banyak akal. Dia akan tampil di kelas memainkan alat musik baru. Alat musik apa yang akan Rijal mainkan?
Barongsai Kecit (Barongsai Cilik) Saat Imlek, Ayah mengajak Pio dan Pia menonton pertunjukan barongsai. Setelah menonton, Pia ingin punya barongsainya sendiri. Pio berjanji hendak membuat barongsai untuk adiknya. Bagaimana cara Pio memenuhi janjinya?
Silat Bandrong Bagus (Silat Bandrong Bagus) Tubagus suka silat Bandrong. Bandrong melatih gerakan cepat dan sigap. Guru silat mengumumkan murid perguruan akan pentas. Namun, nama-nama yang berangkat akan dipilih dengan ketat. Apa yang Bagus harus siapkan?
Sekul Gonjleng (Nasi Gonjleng) Bumi menginap di rumah sepupunya, Bintang. Di sana juga ada sepupu-sepupunya yang lain. Usai makan malam, Bumi masih merasa lapar. Apa yang akan mereka lakukan?
Jadi Atu di Gambang Keromong (Bersatu dalam Gambang Keromong) Dandi dan Jaka pemain gambang keromong yang berbakat. Dandi dan Jaka sama-sama merasa hebat. Ketika grup gambang keromongnya hendak pentas, Dandi dan Jaka berseteru. Mereka sama-sama merasa lebih pantas menyampaikan pidato sambutan. Siapa di antara Dandi dan Jaka yang akhirnya melakukan tugas penting itu?
Laksa Nyai, Enak Jasa! (Laksa Nyai, Gurih Sekali) Cici dan Nyai belajar membuat laksa. Selama memasak cici dan Nyai terus bertengkar. Bisakah Cici dan Nyai menyelesaikan misinya?
Pakakas Musik Ngadu Bedug (Peralatan Musik Ngadu Bedug) Beberapa hari menjelang Idulfitri, Ayah menyiapkan kejutan untuk Andini. Ayah mengajak Andini ke lapangan kampung. Dari sanalah, suara riuh tetabuhan terdengar. Keramaian yang membuat Andini penasaran. Rupanya, Ayah hendak mengajak Andini menyaksikan ngadu bedug. Andini kagum luar biasa. Andini tak berhenti bertanya. Apa itu ngadu bedug…
Moro nu Ngaraksa Huma (Moro si Penjaga Huma) Bahasa Sunda-Bahasa Indonesia Dahulu kala, di sebuah desa adat Banten Selatan, hiduplah seorang anak muda pemberani. Moro namanya. Dia jago memainkan katapel Moro menjaga huma milik warga dari gangguan binatang liar. Bagaimanakah aksi Moro menjaga huma milik warga?
Bena membayangkan bertualang seperti Morgan si Petualang: C pergi jauh ke hutan, melihat pohon-pohon besar, dan tidur di tenda. Terlihat menyenangkan! Bersama Mima, saudara perempuannya, Bena pun memulai petualangannya. Namun, saat air hujan bocor ke tendanya, bekal untuk makan telah habis. Mima menyerah lalu pulang, petualangan Bena terasa tidak menyenangkan sama sekali. Apa yang Morgan lakuka…
Pernahkah kalian memperhatikan benda-benda di sekitar secara mendetail? Kalau kita melihat lebih dekat dengan berbagai benda di sekitar, kita bisa melihat bahwa benda-benda di sekitar kita terdiri dari berbagai unsur-unsur rupa. Apa sih sebenarnya unsur-unsur rupa itu? Nah, di dalam setiap halaman buku ini, kalian akan diajak untuk mengenal berbagai unsur dasar dalam seni rupa melal…