Nenek moyang kita adalah pelaut hebat. Mereka adalah penjelajah samudra yang sangat berani. Mereka juga pandai membuat perahu dan kapal. Dengan perahu itu, mereka berlayar mengelilingi dunia. Perahu apa sajakah itu? Yuk, kita cari tahu jawabannya di dalam buku ini.
Cempluk, anak perempuan berusia tujuh tahun, adalah anak yang cerdas dan lincah. Setiap Minggu pagi, Cempluk menemani ibunya berjualan pecel di depan Sanggar Tari Ibu Niken. Sebenarnya, Cempluk ingin sekali berlatih menari seperti teman-temannya. Namun, ibunya tidak punya uang untuk membayar les tari. Apa yang dilakukan Cempluk agar bisa menari? Bagaimana perlakuan anak berambut ika…
Salam dan Stella bersahabat. Mereka teman sekelas. Stella selalu menawari Salam naik mobil ke sekolah. Namun, Salam lebih memilih naik bus saja. Suatu hari, jalan di depan pasar sedang direnovasi. Dari sana, Salam berjalan kaki ke sekolah. Stella pun menawarkan hal yang sama. Sekali lagi, Salam menolak secara halus. Salam berjanji besok akan berangkat lebih pagi. Hari berik…
Adis senang sekali makan camilan di kamar. Terkadang bungkusnya ia selipkan di pinggir tempat tidur atau dibiarkan tergeletak di meja belajar. Kak Ira sering sekali mengingatkan, tetapi tetap saja Adis melakukannya. Saat tidur siang, tiba-tiba Adis menjerit kesakitan. Ternyata tubuhnya bentol-bentol dan berwarna merah mulai dari tangan hingga kaki. Kira-kira kenapa, ya? Siapa yang memb…
Ketika diajak berlatih cara menyelamatkan diri dari bencana gempa bumi, Putri tiba-tiba menangis. Seisi kelas tiga juga panik. Padahal Ibu Ditha sudah menjelaskan kalau latihan itu sangat penting. Nah, apakah kelas tiga akhirnya mau berlatih cara menyelamatkan diri pada saat gempa? Yuk, kita baca buku ini!
Sejak Ayah tiada, Ibu Sumi berjualan es cendol untuk menghidupi keluarga. Sumi ingin meringankan pekerjaan Ibu. Setiap pulang sekolah ia selalu membantu. Sedotan bekas es cendol tidak Sumi buang. Ia tahu bahwa membuang sedotan dapat mengotori lingkungan. Sedotan-sedotan itu ia kumpulkan. Terkadang, ia merakitnya menjadi mainan. Suatu hari seorang pembeli bernama Siwi memberitahu Sumi. Kat…
Pada hari Sabtu pagi Dian melihat kakaknya memasang sebuah alat aneh di atap rumahnya. Alat apakah itu? Kata Kak Yoga alat itu bisa untuk menyalakan lampu, lho. Dian menjadi penasaran apakah alat itu memang benar-benar bisa untuk menyalakan lampu. Nah, kalau kalian juga penasaran alat apakah itu, yuk kita baca buku ini.
Tahukah kalian hubungan antara hujan dan daun? Tentu saja ... balap perahu daun! Namaku Arga dan aku tinggal di desa. Aku senang sekali bermain perahu daun. Tanpa perlu mengeluarkan uang, aku bisa bermain sesuatu yang mengasyikkan. Kalian pasti tidak akan percaya kalau keseruanku hanya berasal dari selembar daun. lya, kan? Nah, ayi baca ceritaku dan ikut bermain perahu daun bersama kami!
Ke mana pun Ana pergi, ia tak pernah lupa menggendong ranselnya. Ana Si Ransel sebutannya. Ia suka memasukkan barang-barang ke dalam ranselnya. Ada krayon, kertas, koran, payung, dan sebagainya. Ia selalu membawakan nasi bungkus untuk pengemis di depan pintu gerbang sekolahnya. Pada saat hujan, ia mengeluarkan payung dari tasnya. Ketika tas temannya rusak, ia juga membantunya. Dengan rans…
Suatu hari Naya harus tinggal di rumah nenek yang terletak di pinggir hutan. Padahal katanya di sekitar rumah nenek, masih terlihat hewan buas berkeliaran. Benar saja! Saat malam datang, Naya mendengar suara-suara aneh di sekeliling kamarnya. Astaga... kira-kira apa, ya, yang Naya temui di rumah nenek? Penasaran? Yuk, kita ikuti ceritanya!